AJRAtma Jaya Radio

         

Movie Monday Sebagai Rangkaian Pertama Perhelatan Fistfest 2013

             Fistfest 2013 bekerja sama dengan Kineklub sukses menggelar pemutaran film Movie Monday pada Senin malam kemarin (29/04/2013) bertempat di Kantor Lembaga Indonesia Perancis Yogyakarta. Dalam dua sesi pemutaran film tersebut, Movie Monday berhasil memperoleh antusiasme positif dari pengunjung yang hadir pada malam itu.

        “Pengunjung Movie Monday ada dari berbagai lintas usia disini, ada teman-teman dari universitas lain dan ada juga pengamat film yang hadir malam ini. Intinya antusiasme pengunjung cukup besar untuk Movie Monday”, ujar Aji Bhatara Allorerung, Ketua Fisip Twisted Festival 2013.

Sebagai rangkaian pertama dari empat rangkaian perhelatan Fistfest 2013, Movie Monday memutarkan 4 film indie hasil karya anak bangsa, diantaranya film dari Raphael Wregas Bhanuteja yaitu Anoman dan Senyawa, juga film dari Yandy Laurens dengan judul Badminton dan Wan An.

            Tidak hanya itu, setelah pemutaran film-film indie tersebut, diadakan pula diskusi dengan Yandy Laurens selaku film maker dari film Badminton dan Wan An. Dalam diskusi tersebut, sutradara muda yang menempuh pendidikan selama 4 tahun di Institut Kesenian Jakarta itu, memberikan dorongan positif kepada para film maker muda, untuk tidak ragu mengirimkan karyanya ke ajang festival film, baik di tingkat nasional maupun internasional.

            “Festival itu tempat pembelajaran yang paling baik. Kalau film kita tidak lolos, kita bisa belajar, kira-kira apa yang membuat film kita gagal, dan kalau film kita lolos seleksi, kita bisa lihat ekspresi dari orang-orang yang menonton film kita, orang-orang yang tidak kita kenal. Jadi, festival itu sangat penting diikuti oleh para film maker” kata Yandy Laurens, sutradara film Wan An dan Badminton.

            Pemutaran film yang turut dihadiri oleh Dekan Fisip UAJY Dr. Lukas S. Ispandriarno, MA. dan Wakil Dekan III Bonaventura Satya Bharata, SIP., M.Si. ini, memutarkan film-film indie yang bertemakan Semangat Muda agar dapat menumbuhkan dan memacu semangat kaum muda khususnya dikalangan mahasiswa.

Movie Monday diharapkan dapat menjadi tonggak bagi kaum muda untuk terus berkarya dan terus memiliki semangat yang berapi-api, tidak hanya dalam film, tapi juga didalam akademis dan berbagai aspek kehidupan yang lainnya” ujar Robertus Belaminus Prasetya Nandi Wardana selaku koordinator pemutaran film Movie Monday untuk Fistfest 2013.

Tidak hanya menyuguhkan pemutaran film-film indie, Movie Monday juga menampilkan gelar karya berbagai foto dari FJK (Fotografi Jurnalistik Klub). Dalam gelar karya tersebut, pengunjung dapat menikmati 20 foto yang juga bertemakan Semangat Muda.

Fistfest 2013 bekerja sama dengan Kineklubsukses menggelar pemutaran film Movie Monday pada Senin malam kemarin (29/04/2013) bertempat di Kantor Lembaga Indonesia Perancis Yogyakarta. Dalam dua sesi pemutaran film tersebut, Movie Monday berhasil memperoleh antusiasme positif dari pengunjung yang hadir pada malam itu.

            “Pengunjung Movie Monday ada dari berbagai lintas usia disini, ada teman-teman dari universitas lain dan ada juga pengamat film yang hadir malam ini. Intinya antusiasme pengunjung cukup besar untuk Movie Monday”, ujar Aji Bhatara Allorerung, Ketua Fisip Twisted Festival 2013.

Sebagai rangkaian pertama dari empat rangkaian perhelatan Fistfest 2013, Movie Monday memutarkan 4 film indie hasil karya anak bangsa, diantaranya film dari Raphael Wregas Bhanuteja yaitu Anoman dan Senyawa, juga film dari Yandy Laurens dengan judul Badminton dan Wan An.

            Tidak hanya itu, setelah pemutaran film-film indie tersebut, diadakan pula diskusi dengan Yandy Laurens selaku film maker dari film Badminton dan Wan An. Dalam diskusi tersebut, sutradara muda yang menempuh pendidikan selama 4 tahun di Institut Kesenian Jakarta itu, memberikan dorongan positif kepada para film maker muda, untuk tidak ragu mengirimkan karyanya ke ajang festival film, baik di tingkat nasional maupun internasional.

            “Festival itu tempat pembelajaran yang paling baik. Kalau film kita tidak lolos, kita bisa belajar, kira-kira apa yang membuat film kita gagal, dan kalau film kita lolos seleksi, kita bisa lihat ekspresi dari orang-orang yang menonton film kita, orang-orang yang tidak kita kenal. Jadi, festival itu sangat penting diikuti oleh para film maker” kata Yandy Laurens, sutradara film Wan An dan Badminton.

            Pemutaran film yang turut dihadiri oleh Dekan Fisip UAJY Dr. Lukas S. Ispandriarno, MA. dan Wakil Dekan III Bonaventura Satya Bharata, SIP., M.Si. ini, memutarkan film-film indie yang bertemakan Semangat Muda agar dapat menumbuhkan dan memacu semangat kaum muda khususnya dikalangan mahasiswa.

Movie Monday diharapkan dapat menjadi tonggak bagi kaum muda untuk terus berkarya dan terus memiliki semangat yang berapi-api, tidak hanya dalam film, tapi juga didalam akademis dan berbagai aspek kehidupan yang lainnya” ujar Robertus Belaminus Prasetya Nandi Wardana selaku koordinator pemutaran film Movie Monday untuk Fistfest 2013.

Tidak hanya menyuguhkan pemutaran film-film indie, Movie Monday juga menampilkan gelar karya berbagai foto dari FJK (Fotografi Jurnalistik Klub). Dalam gelar karya tersebut, pengunjung dapat menikmati 20 foto yang juga bertemakan Semangat Muda.

   

Belum ada komentar

Poskan Komentar