AJRAtma Jaya Radio

         

Pelita Jaya Tundukkan Juara Bertahan

Satria-Muda-vs-Pelita-Jaya       JOGJAKARTA, 20 Mei 2013-Drama menegangkan tersaji saat Pelita Jaya Energi-MP Jakarta bentrok melawan Satria Muda BritAma Jakarta dalam lanjutan Championship Series Speedy NBL Indonesia 2012-2013 di GOR UNY Jogjakarta, Senin (20/5). Duel yang mempertemukan tim papan atas ini berakhir dengan kemenangan Pelita Jaya, 62-57.

        Baru dua menit laga di kuarter kedua berjalan, kapten Satria Muda Britama Jakarta, Faisal J. Achmad harus meninggalkan arena (ejected). Wasit menyatakan Faisal memukul center Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Fidyan Dini dengan sengaja. Tanpa Faisal, Satria Muda tetap berhasil mengimbangi Pelita Jaya. Namun di menit-menit akhir, Pelita Jaya mampu merebut kemenangan.

        Pelita Jaya cukup percaya diri dan tenang di kuarter pertama dan kedua. Kelly Purwanto yang biasanya lebih banyak memberi umpan, kini lapar untuk mencetak angka. Kelly memasukkan 14 poin dengan rata-rata field goals mencapai 71 persen. Pelita Jaya percaya diri memasuki kuarter ketiga dengan keunggulan 35-27.

        Pada kuarter ketiga, pertahanan Satria Muda menguat. Pelita Jaya hanya mampu menambah empat angka di delapan menit laga sementara Satria Muda mampu merebut keunggulan pertama kali dengan kedudukan 40-39. Pelita Jaya tertatih-tatih menutup laga hanya dengan keunggulan 42-40.

        Kejar-mengejar angka terus terjadi hampir di sepanjang kuarter terakhir. Satria Muda melalui Arki Dikania Wisnu beringas membalas setiap raihan Pelita Jaya. Tembakan tiga angka dari Ary Chandra memasuki satu menit terakhir menjadi momentum Pelita Jaya menjaga kemenangan. Satu tembakan bebas Andy “Batam” akhirnya mengunci kemenangan Pelita Jaya.

        Dengan total 21 poin, Kelly Purwanto menjadi satu-satunya pemain Pelita Jaya yang mencetak angka dengan digit ganda. Arki menjadi pengumpul angka terbanyak di Satria Muda dengan 16 poin.

        ”Ini kemenangan besar. Kami meraihnya bukan karena mereka (Satria Muda) bermain jelek. Namun karena kami bermain lebih baik dari mereka,” ujar Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya.

        Pelatih berkebangsaan Filipina yang akrab disapa Coach Nath ini mengaku diuntungkan oleh keluarnya Faisal. ”Dia (Faisal) punya peran penting bagi Satria Muda. Tanpanya, kekuatan mereka berkurang,” tambahnya.

        Walau kalah, kans Satria Muda belum tertutup. Juara bertahan ini harus berhadapan dengan Stadium Jakarta pada game Selasa (21/5). Siapa yang menang, bakal berhadapan dengan Pelita Jaya di semifinal. ”Harus diakui, mereka (Pelita Jaya) jauh lebih pintar dari kami,” ungkap Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda. (*)

   

Belum ada komentar

Poskan Komentar