WordPress database error: [Specified key was too long; max key length is 1000 bytes]
CREATE TABLE wp_ajr_esf_youtube_cache ( id bigint(20) UNSIGNED NOT NULL AUTO_INCREMENT, cache_key varchar(255) NOT NULL, cache_data longtext NOT NULL COMMENT 'Compressed JSON data', cache_type enum('account','feed','api') DEFAULT 'feed', feed_id bigint(20) UNSIGNED DEFAULT NULL COMMENT 'Feed ID for feed-scoped cache', account_id bigint(20) UNSIGNED DEFAULT NULL COMMENT 'Account ID for account-scoped cache', expires_at datetime NOT NULL, created_at datetime NOT NULL, PRIMARY KEY (id), UNIQUE KEY cache_key (cache_key), KEY expires_at (expires_at), KEY cache_type (cache_type), KEY feed_id (feed_id), KEY account_id (account_id), KEY cache_key_expires (cache_key, expires_at) ) DEFAULT CHARACTER SET utf8mb4 COLLATE utf8mb4_unicode_520_ci


Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/ajruajy/public_html/wp-includes/class-wpdb.php:1861) in /home/ajruajy/public_html/wp-content/plugins/wp-fastest-cache/inc/cache.php on line 439
Event – Atma Jaya Radio https://ajr.uajy.ac.id Atma Jaya Radio adalah sarana penyiaran radio yang dimiliki oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Membahas mengenai banyak topik seperti teknologi dan musik. Wed, 20 Jan 2021 04:13:03 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.1 https://ajr.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2016/02/cropped-1-06-1-32x32.png Event – Atma Jaya Radio https://ajr.uajy.ac.id 32 32 Nyonya-nyonya : 2 Dekade bengkel sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. https://ajr.uajy.ac.id/nyonya-nyonya-2-dekade-bengkel-sastra-universitas-sanata-dharma-yogyakarta/ Tue, 26 Nov 2019 05:53:10 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=2257 Sabtu, 16 November 2019 yang lalu bengkel sastra Universitas Sanata Dharma kembali mengadakan pementasan drama theatre yang kali ini diambil dari karya Wisran Hadi berjudul nyonya-nyonya. Drama Theather yang dikepalai oleh Kanda Yusuf ini di gelar di Aula Kampus satu Universitas Sanata Dharma dan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Atma Jaya Radio berkesempatan untuk menjadi media partner pada acara ini pun turut menyaksikan pementasan Drama Theater ini.

Bercerita tentang nyonya yang diperankan oleh Eva yang merupakan salah satu anggota dalam bengkel sastra Universitas Sanata Dharma yang harus berurusan dengan keponakan-keponakannya sendiri mengenai warisan yang diwariskan oleh suaminya sendiri. Keadaan semakin pelik tak kala sang nyonya juga harus berurusan dengan Tuan, seorang pedagang barang antik yang membeli 4 buah keramik lantainya.

Dalam sambutan yang dibawakan oleh pendamping bengkel sastra Universitas Sanata Dharma. Beliau memberikan alasan mengapa mengadaptasi naskah nyonya-nyonya ini. Pertama karena realitasnya yang masih terjadi di masyarakat Indonesia memang masih demikian. Kedua cerita ini penuh dengan makna dan kritik social yang ada didalam masyarakat, yang walau meskipun cerita ini diangkat dari litelatur Minangkabau namun menjadikannya relevan dengan apa yang terjadi di masyarakat.

Pendamping dari bengkel sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta memberikan kata sambutan

Sayang sekali kami dari Atma Jaya Radio hanya dapat meliput sampai selesainya babak pertama cerita ini berlangsung. Cerita empat babak ini juga ditunjukan untuk menyambut mahasiswa-mahasiswa baru di jurursan sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma. Sukses selalu untuk bengkel sastra Universitas Sanata Dharma.

Yudha Setya Nugraha

]]>
2257
Hamengku Buwono Cup 2019 : Marching Band Atma Jaya Juara 2. https://ajr.uajy.ac.id/hamengku-buwono-cup-2019-marching-band-atma-jaya-juara-2/ Thu, 31 Oct 2019 03:22:04 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=2245 Halo sobat-sobat Atma gimana kabarnya ini?, kali ini kita ada prestasi membanggakan dari saudara kita Marching band Atma Jaya lho, check this out !!

Minggu 27 Oktrober 2019 kemarin kembali diberlangsungkan Hamengku Buwono cup di gelanggang olahraga Amongrogo Yogyakarta. Perlombaan Marching band nasional ini dibagi menjadi beberapa kategori, salah satunya ialah umum/universitas/komunitas. Tahun ini pun Atma Jaya kembali menurunkan wakil mereka dalam gelaran akbar ini melalui Marching Band Atma Jaya.

Sebelumnya team MBA yang diturunkan sudah menjalani karantina selama 4 hari dari hari senin 21 oktober hingga kamis 24 oktober guna mendapatkan latihan yang lebih efektif. Persiapan yang dilakukan pun tidak tanggung-tanggung sudah di persiapkan sejak bulan maret yang lalu.  

Mas Arthur sebagai pelatih memberikan Instruksi kepada Team
foto : Istimewa

“persiapan selain karantina sudah dilakukan jauh mundur dari bulan Maret yang lalu tentunya untuk membentuk dan melatih kerja sama team yang hari ini diturunkan” ungkap Arthur pelatih utama team.

Dalam gelaran HB Cup tahun ini Marching Band Atma Jaya menurunkan formasi yang terdiri dari rotasi 31 sampai dengan rotasi 34. 4 lagu pun dimainkan selaran dengan tema permainan Marching Band Atma Jaya tahun ini, Us, History, Now and Hope. Saat ditanya mengenai tema ini pelatih Arthur menjelaskan bahwa tema ini secara gamblang mengungkapkan terima kasih terhadap pendahulu-pendahulu mereka di Marching Band Atma Jaya, menyatakan kekuatan mereka di masa sekarang dan sebuah surat manis harapan bagi para penerus mereka di masa depan.

Us, Tema yang menggambarkan MBA dulu, kini dan yang akan datang.
Foto : Istimewa

            “tema kali ini merupakan sebuah ungkapan terima kasih terhadap para pendahulu kami di Marching Band Atma Jaya karena sudah membentuk Marching Band Atma Jaya juga sebuah pernyataan bagi kami sekarang yang turun bahwa ini lah kekuatan Marching Band Atma Jaya yang sekarang dan juga merupakan surat cinta dan harapan kami terhadap nanti adik-adik kami di masa depan” ungkap pelatih Arthur.

            Marching Band Atma Jaya akhirnya meraih juara 2 display kategori umum, juara 2 visual ensemble, juara 2 music percussion, juara 2 music wind dan juara 1 general effect. Hanya kalah tipis dari juara tahun ini Universitas Gajah Mada (UGM).

Team Marching Band Atma Jaya. Walau kalah dari sang Rival berat tetap membanggakan,
Foto : Istimewa

Yudha Setya Nugraha

]]>
2245
Press Conference Gadjah Mada Chamber Orchestra Grand Concert Vol. 7 https://ajr.uajy.ac.id/press-conference-gadjah-mada-chamber-orchestra-grand-concert-vol-7/ Sat, 28 Apr 2018 08:50:14 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1645 Press Conference Gadjah Mada Chamber Orchestra

Grand Concert Vol. 7

[Foto : Sinta Purnama]

Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO) adalah unit kegiatan mahasiswa yang ada di Gadjah Mada. Meskipun namanya adalah chamber orchestra namun saat tampil GMCO menggunakan susunan symphony orchestra. GMCO ini setiap tahunnya mengadakan grand concert, mini concert, dan beberapa event music lainnya. Grand Concert vol. 7 tahun ini diadakan sekaligus untuk merayakan sepuluh tahun GMCO.  Yang membedakan dengan grand concert sebelumnya, di konser ini GMCO akan membawakan lagu yang paling mengesankan dari lagu yang sudah pernah dibawakan. Tidak hanya grand concert vol. 7 ini mengajak Orchestra Sympony Universitas Indonesia (OSUI), Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (PSM UGM), dan Angela July. Dapat dipastikan grand concert vol. 7 pada tanggal 28 April 2018 ini akan berlangsung sangat memukau.

Sesuai dengan peringatan sepuluh tahun GMCO, pada grand concert vol. 7 GMCO akan membawakan sepuluh lagu, yang terdiri dari sembilan lagu yang pernah dibawakan tetapi diaransemen kembali dan satu lagu baru. GMCO akan berkolaborasi sebanyak tiga lagu dengan Angela July. Grand Concert vol.7 ini akan diadakan di Auditorium Drikarya Sanatha Dharma Yogyakarta karena tempat tersebut dinilai sebagai tempat yang paling bagus untuk mengadakan symphony orchestra. Untuk pembelian tiket grand concert vol.7  bisa dilakukan secara online maupun  offline. [Sinta Purnama]

]]>
1645
Mercusuara dalam Festival Musik Tembi 2017 https://ajr.uajy.ac.id/mercusuara-dalam-festival-musik-tembi-2017/ Fri, 19 May 2017 16:06:41 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1405 Festival Musik Tembi (FMT) hadir kembali untuk yang ke tujuh kalinya. Pada tahun ini FMT mengangkat tema “Mercusuara”. ‘Mercu’ yang berarti tempat atau bagian tertinggi, sedangkan ‘Suara’ adalah bagian utama dari festival tersebut. Sehingga “Mercusuara” , dalam FMT 2017 menggambarkan semangat yang tinggi terhadap tatanan estetika yang luhur melalui ragam nada nusantara. Festival Musik Tembi dihelat di Tembi Rumah Budaya, Jl. Parangtritis km 8,4 Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, selama tiga hari yakni pada tanggal 18-20 Mei 2017.

Opening Ceremony FMT 2017 (foto: AJR)

Dalam Opening Ceremony yang berlangsung pada tanggal 18 Mei 2017 dihadiri oleh tokoh penting yang memberi sambutan dan turut meresmikan acara Festival Musik Budaya 2017. Salah satu penampilan pembuka dari para creator seni di bidang tarian yakni Sanggar Seni Saraswati Bali yang sangat menarik perhatian para pengunjung sehingga mendekat ke pendopo utama untuk menyaksikan lebih jelas. Rubah di Selatan tak kalah menarik untuk menjadi pengisi acara di hari pertama Festival Musik Tembi 2017, pengunjung turut ambil bagian dengan rela duduk lesehan di pendopo utama.

Penampilan Rubah di Selatan ( foto: Gregorius Bramantyo )

Selain menyuguhkan berbagai penampilan musik yang menarik, FMT 2017 juga menyediakan berbagai pernak-pernik musik dan marchendise serta tenant makanan tradisional seperti angkringan, wedang ronde, dan masih banyak lagi.

Sebulumnya, FMT 2017 mencari karya Musik Tradisi Baru dan bagi karya yang terpilih akan dipentaskan pada tanggal 19 Mei 2017 dan menjadi bagian dalam Album Kompilasi Musik Tradisi Baru 2017. Menurut Edho, koordinator FMT 2017, apresiasi para creator Musik Tradisi Baru sangat dinamis sekali, tanpa adanya prediksi selama tujuh tahun ini. Walaupun warna dan keunikan musik berbeda-beda tetapi hal tersebut yang akan memperkaya musik Indonesia. “Different makes Perfect”, tutur Mallinda, vokalis Rubah di Selatan. – AD

 

 

]]>
1405
Sabtu Malam Bersama District 43 https://ajr.uajy.ac.id/hari-sabtu-bersama-district-43/ Mon, 08 May 2017 03:19:34 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1394
Senat Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Uni
versitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan Event tahunan yakni SPARKFEST7 dengan mengangkat tema District 43 Saturday in Carnivalia. Menurut Ardian selaku ketua panitia, maksud dari Saturday in Carnivalia adalah mengadakan carnival dihari sabtu atau malam minggu. Rangkaian Sparkfest7 ini terdiri dari berbagai lomba turnamen olahraga tingkat universitas, ada pula tingkat nasional yaitu FTI ART, edisi tahun ini terdapat lomba fotography dan short movie. District 43 Saturday in Carnivalia yang berlangsung pada tanggal 6 mei 2017 adalah acara puncak dari Sparkfest7 itu sendiri. Tujuan dibuatnya acara ini, “Gimana nyalurin kreativitas baik di olahraga, seni, atau musik, gitu sih” , ungkap ketua panitia Ardian kelvianto. Target utamanya adalah mahasiswa FTI Atma Jaya sendiri tetapi tetap mengakomodasi umum juga. District 43 Saturday in Carnivalia juga dimeriahkan oleh band-band indie ternama yakni diantaranya Elephant Kind, Gie, Rubah di Selatan, dan Seruling Senja. Ada pula penampilan dari Pemenang lomba akustik, Marching Band UAJY, dan SIKMA FTI UAJY. Pengunjung juga di manjakan dengan Food Fair dan Food Truck yang tersedia, serta yang tidak kalah menarik, acara ini menyediakan mini games untuk para pengunjung.

   Pada saat acara berlangsung Atma Jaya Radio (AJR) mendapat kesempatan untuk wawanara secara langsung dengan salah satu Band Indie Yogyakarta yang menjadi pengisi acara yakni GIE. Sekarang ini GIE sedang sibuk menggarap album pertama mereka, yang sebelumnya sudah mengeluarkan mini album. Hal yang menarik, ternyata para personil GIE ingin menunaikan Ibadah Naik Haji dan hal tersebut belum terapai hingga saat ini. Kita doakan saja semoga impian mereka lekas tercapai. GIE merasa puas dapat menjadi salah satu pengisi acara dalam rangkaian acara Sparkfest7 ini. Bagi mereka, acaranya keren, sangat berkesan dengan penonton yang antusias dan panitia yang sangat peduli terhadap talent. “Untuk tahun depan band indie jogja aja yang diundang hehe, panitia udah keren. Waktu acara udah keren banget tepat waktu sekali.” Unngkap salah satu personil GIE. [Ajeng, Indah, & Aga]

]]> 1394 Manufaction 2016 https://ajr.uajy.ac.id/manufaction-2016/ Fri, 03 Jun 2016 11:45:38 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1202 Pada pukul 17.45 WIB di tanggal 21 Mei 2016 lalu, sekitar seribu orang dari kalangan mahasiswa dan umum memulai kegiatan Manufaction 2016. Manufaction sendiri merupakan akronim dari Manufacture in Action dan acara ini merupakan bagian dari sparkfest atau Sport, Art, and Creative Festival yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya dengan acara Glow Run atau berlari sejauh 5 km.

20160521_174002

Suasana sebelum Glow Run dimulai (dok. AJR)

Dengan kaus seragam putih dan badan yang dipenuhi dengan bubuk warna para peserta berlari dengan semangat dari Kampus III Gedung Bonaventura Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), dan acara ini berlangsung sangat meriah. Seratus orang pertama yang kembali akan mendapatkan medali, dan tiga orang pertama yakni Rafi sebagai juara 1, Rizky sebagai juara II dan Taufik sebagai juara III mendapatkan tambahan uang tunai.

Masyarakat sendiri sangat mendukung acara ini. Hal ini bisa dilihat dari antusiasme peserta, dan tanggapan positif yang diberikan. “Banyakin diadain acara-acara kaya olahraga gini lah, soalnya bermanfaat banget.” Ujar Satrio, mahasiswa UAJY yang meraih medali sebagai seratus pelari pertama.

20160521_184058

Penampilan dari Sikma FTI(dok. AJR)

Setelah Glow Run, acara dilanjutkan dengan alunan lagu Firework dan Selamat Malam Dunia oleh Sikma (UKM musik Fakultas Teknik Industri UAJY). Lagu-lagu tersebut dibawakan dengan apik dan setelahnya dilangsungkan Glow Zumba yang dipandu oleh tiga orang instruktur. Iringan musik yang enerjik membuat para penonton mengikuti gerakan-gerakan yang dicontohkan dengan sangat bersemangat. Semangat para penonton semakin memuncak setelah mereka dibasahi dengan air yang berwarna-warni.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Julianto selaku perwakilan dekan, lalu band dosen Fakultas Teknik Industri UAJY semakin memeriahkan acara dengan beberapa lantunan lagu yang membuat audience bernyanyi dengan riuh.

Acara tidak berhenti sampai disitu. Setelah penampilan band dosen Fakultas Teknik Industri UAJY dibacakan pengumuman pemenang lomba fotografi yakni Andika Aulia Rakhman sebagai juara I dengan judul “Tak Berhenti Berkarya” , Edward sebagai juara II dengan “Menghitung Untung”, dan Andriawan Praktikto dengan judul “Menyangga Beban Hidup” sebagai juara III ; lomba comic yang dimenangkan oleh Anggoro Adhi Nugroho sebagai juara I dengan judul “Buta”, lalu ada Jocelyn Fabiola sebagai juara II dan Ube Latif Sulaeman sebagai juara III ; dan lomba lari yakni Rafi sebagai juara 1, Rizky sebagai juara II dan Taufik sebagai juara III

Sehabis itu, penonton kembali dihibur dengan suara merdu milik Brigitta Shella dengan lagu Firework dan Titanum, doorprize, dan sebagai puncaknya dimainkan lagu-lagu seru oleh bintang tamu Osvaldorio. – NPM

]]>
1202
FOODIES FEST SAHID J-WALK https://ajr.uajy.ac.id/foodies-fest-sahid-j-walk/ Thu, 21 Apr 2016 13:00:25 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1184 Di Sahid J-Walk tepatnya terletak di Atrium J-Walk telah terselenggara “Foodies Fest” dengan mengusung slogan Culinary, Music dan Art sudah dimulai sejak tanggal 24 Maret 2016 dan akan berakhir pada tanggal 3 April 2016. Sesuai dengan namanya “Foodies Fest” yang berarti festival makanan yang dibuka sejak pukul 10.00-22.00 WIB ini, tentunya acara tersebut merupakan ajang pameran makanan dan minuman yang berupa makanan ringan maupun berat dan minuman yang digemari oleh anak muda atau yang lebih dikenal dengan Jajanan Kekinian.

foodies fest

Suasana Foodies Fest (dok. AJR)

Terdapat sekitar 40 gerai yang menjajakan makanan dan minuman. Salah satu gerai makanan yang selalu laris diserbu pengunjung adalah gerai milik Churcol, yaitu gerai yang menjual makanan ringan berupa jajanan donat dari negara Perancis dengan pilihan topping coklat, keju, strawberry, dan lain-lain. Karena bentuk, rasa dan merupakan salah satu makanan yang sedang digemari oleh kaum muda, maka tak heran bila gerai tersebut selalu habis dalam menjajakan makanan tersebut karena diserbu pengunjung yang mayoritas adalah anak muda.

Selain pameran makanan dan minuman tersebut, terdapat juga beberapa kegiatan lomba yang ikut memeriahkan acara “Foodies Fest” ini, yaitu Kids Colouring Competition, Accoustic Challenge Competition, Karoke Singing Competition, Foodies Fest Model Competition dan Lomba Tari Kreasi Baru Anak untuk TK & SD. Selain itu bagi para pengunjung juga disuguhkan berbagai macam hiburan seperti Zumba Party, Beauty Class, Craft, Live Music, Penampilan dari JA.KA dan pada acara puncaknya yaitu pada tanggal 3 April akan ditutup dengan Cooking Demo oleh Chef Lucky yang merupakan pemenang Master Chef sesi 1.

Menurut salah satu pengunjung yang bernama Stevi, selain menu makanan dan hiburan yang disajikan dalam “Foodies Fest” yang diselenggarakan di Sahid J-Walk kali ini, terasa lengkap dengan adanya fasilitas tempat untuk nongkrong sembari menikmati makanan dan hiburan tersebut. Ia juga berharapan agar lain waktu akan terus diadakan acara seperti “Foodies Fest” yang selalu memberikan hal-hal yang baru, unik, dan menarik. BG

]]>
1184
Hanging and Sharing, Sarana Temu Teman Gantung https://ajr.uajy.ac.id/hanging-and-sharing-sarana-temu-teman-gantung/ Wed, 02 Mar 2016 02:43:04 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1139 Hijau pepohonan menyambut kedatangan kami dengan ramah.  Mata kami dimanjakan dengan keindahan alam yang ada, dan kami juga merasakan suasana yang sangat akrab dan hangat di dalam komunitas Hammockers Indonesia.

Pada tanggal 20 hingga 21 di bulan kedua tahun 2016 ini, komunitas Hammockers Indonesia kembali berkumpul bersama untuk yang keduakalinya di daerah Tahura, Bunder, Wonosari setelah perbincangan teman-teman Hamockers Indonesia regional DKI Jakarta. Sebelumnya, event pertama dilangsungkan di daerah Puncak Bintang Bukit Moko, Bandung. Acara tersebut terselenggara berkat kerjasama antara regional DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Mungkin untuk sebagian orang, komunitas ini masih asing di telinga. Komunitas ini adalah komunitas yang dibangun dari minat yang sama terhadap tempat tidur gantung atau yang biasa disebut hammock, dimana awalnya terbentuk lewat jejaring social Facebook. Mereka mengawali dengan berbagi info antara anggota satu dan yang lain tentang bagaimana cara memasang hammock yang baik dan benar, apa saja alat-alat yang dibutuhkan, dan lain-lain.

IMG_2012ou

Proses Pemasangan Hammock (dok. AJR)

Semakin hari, minat masyarakat terhadap grup Facebook tersebut meningkat, dan mereka memutuskan untuk melakukan kopi darat di Bogor yang diikuti oleh 8 orang. Kemudian kopi darat kedua di Mandala Wangi untuk membicarakan sistem regional dan peraturan-peraturan, lalu kopi darat ketiga di daerah Cikole Bandung. Saat kopi darat yang terakhir, komunitas ini berhasil memecahkan rekor dunia yakni pendirian Hammock Tower sebanyak 30 susun secara aman. Rekor ini mengalahkan Amerika yang sebelumnya hanya 18 susun saja.

IMG_2018

Suasana Acara Pembukaan (dok. AJR)

Acara yang dibuka secara resmi pada pukul 2 siang ini bertemakan “Hanging and Sharing”. Rio Candra Kusuma, wakil dari Hammockers Indonesia regional DKI Jakarta menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menambah teman ngegantung dan juga untuk berbagi ilmu tentang hammock. Pada kali ini akan dibagikan ilmu tentang SRT atau Single Rope Technic dan juga ada pendirian Hammock  Tower berbentuk segitiga setinggi 6 tingkat serta dimeriahkan dengan berbagai macam games.

1456062283068

Hammock Tower yang berhasil didirikan pada tanggal 21 Februari 2016 kemarin.

 (dok :Hammockers Indonesia)

Untuk pemilihan tempat sendiri, ada 4 tempat yang pada awalnya akan dijadikan lokasi yakni Mangli, Kaliurang, Hutan Wanagama, dan Tahura. Menurut penuturan dari Ikram, perwakilan dari DIY dan Jawa Tengah ada bebera pasyarat yang harus dipenuhi untuk melaksanakan kegiatan ini.

“Hammock camp, yang jelas hammock camp  harus ada pohon, karena kalo nggak ada pohon kita mau ngegantung dimana ? Terus jarak pohon yang kedua. Kaliurang sebenernya ada banyak pohon, tapi kita cancel. Kenapa ? karena jaraknya yang nggak memadai. Jaraknya terlalu jauh. Nanti terlalu tegang hammocknya. Itulah kenapa kami memilih Tahura jadi tempat untuk hammock camp temen-temen dari DKI, DIY dan Jateng.”Ujarnya.

Menurut Ipey , salah satu anggota Hammockers Indonesia asal Kuningan yang sudah mengikuti acara ini dari gathering kedua di Mandala Wangi acara ini sangat menyenangkan dan bermanfaat. ”Enak sih banyak ketemu temen-temen baru, ya banyak pengalaman juga sih kaya dapet ilmu baru kaya cara masang yang bener, dan tidur yang bener.” Harapan Ipey, semoga ada gathering yang lebih besar lagi setelah ini.  – NPM

]]>
1139
Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta ke-XI https://ajr.uajy.ac.id/pekan-budaya-tionghoa-yogyakarta-ke-xi/ Wed, 02 Mar 2016 02:29:15 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1131 Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta ke-XI atau yang akrab disebut Festival Ketandan kembali digelar pada tanggal 18-22 Februari 2016 yang berlokasi di Kampoeng Ketandan utara Pasar Beringharjo Yogyakarta. Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta merupakan acara rutin yang digelar setiap tahunnya untuk memperingati tahun baru imlek yang tepatnya pada tanggal 8 Februari kemarin menjadi hari perayaan tahun baru imlek yang ke 2567.

Seperti perayaan imlek pada umumnya, nuansa merah dan berhias lampion mulai terlihat dari sepanjang jalan Maliboro menuju kawasan Kampoeng Ketandan. Namun yang membedakan pekan budaya Tionghoa Yogyakarta pada kali ini adalah maskot yang menggambarkan zhio  monyet api yang merupakan zhio yang menaungi tahun ini dan terdapat tema yang berjudul ‘Meningkatkan Budaya Kebersamaan’.

IMG_2032

Suasana Pekan Budaya Tionghoa (dok.AJR)

Acara yang dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Kamis 18 Februari 2016 malam lalu tersebut dimulai dari pukul 17.00-22.00 WIB. Para pengunjung dapat menikmati dan memilih berbagai rangkaian acara yang disuguhkan melalui banner yang berisi jadwal pertunjukan yang dipasang dibeberapa titik dikawasan Kampoeng Ketandan tersebut. Salah satu rangkaian acara tersebut adalah lomba karoke lagu mandarin yang disuguhkan di panggung karoke.

Tidak hanya itu pengunjung juga bisa menikmati berbagai macam kuliner khas imlek, antara lain kue keranjang, lontong cap gomeh, durian cap gomeh, bandeng, dan masih banyak lagi. Selain itu juga terdapat gerai makanan kekinian yang dijajakan di festival tersebut, bahkan terdapat gerai yang menjual pernak-pernik hiasan imlek. Kemeriahan acara tersebut juga terlihat dari banyaknya pengunjung yang hampir memenuhi setiap sudut kampoeng ketandan. Kawasan yang memanjang dan luas membuat para pengunjung betah untuk berlama-lama menikmatisuasana yang kental akan budaya tionghoa tersebut. – BG

]]>
1131
Press Confrence Festival Film Dokumenter (FFD) 2015 Yogyakarta https://ajr.uajy.ac.id/press-confrence-festival-film-dokumenter-ffd-2015-yogyakarta/ Thu, 10 Dec 2015 17:28:08 +0000 http://ajr.uajy.ac.id/?p=1109 Pada hari kamis lalu (3/12/2015), telah diadakan Press Confrence Festival Film Dokumenter (FFD) 2015. Bertempat di halaman depan nanasri sekretariat FFD, Jalan Sajiono nomor 15 Kotabaru, Yogyakarta. Beberapa awak media berkumpul bersama untuk mendengarkan pemaparan dari pihak FFD secara langsung tentang apa sebenarnya FFD dan bagaimana tekni spelaksanaannya.
Press Confrence ini dihadiri oleh empat pembicara, yakni Franciscus Apriwan selaku Programmer, Ukky Satya selaku Competition Coordinator, Ayu Diyah Cempaka selaku Program Coordinator, dan Henricus Pria selaku Masterclass Coordinator. Press Confrence ini sendiri digunakan sebagai sarana oleh FFD untuk menyebarluaskan info mengenai festival tersebut sehingga semakin banyak orang yang menikmati festival film Dokumenter (FFD).

Picture6

Dari kanan ke kiri : Franciscus Apriwan (Programmer), Ukky Satya (Competition Coordinator), Ayu Diyah Cempaka (Program Coordinator), Henricus Pria (Masterclass Coordinator)

Tahun ini FFD akan dilaksanakan dari tanggal 7 hingga 12 Desember 2015 di komplek Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dan IFI-LIP. FFD kali ini mengusung tema besar “Re-Defining”yang bermakna bahwa sekarang banyak sekali orang-orang sebagai individu mempertanyakan perkara identitas diri. Maka, tema tersebut diambil untuk dijadikan sebagai refleksi untuk menemukanapa yang di cari.
FFD yang ke 14 ini memiliki dua program yang sangat special dan menarik, yakni program kompetisi dimana tahun ini animo masyarakat sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah entry film terbanyak selama 14 tahun festival ini berjalan, yakni 133 film dengan rincian 11 film kategori panjang, 96 film kategori pendek, dan 26 kategori pelajar yang diseleksi oleh juri-juri hebat dari berbagai belahan dunia. Kemudian untuk program non kompetisi, ada program perspektif, program spectrum yang dibuat untuk mengapresiasi film-film menarik di luar pakem film documenter. Selain itu, ada pemutaran film-film dari belahan dunia dan tentunya menarik seperti Docu Francais, Thai Docs, Korean Youth Docs, dan Asian Docs.
Lalu, ada program lain yang dilangsungkan di FFD yakni program Masterclass yang terbagi menjadi 2, Good Pitch :Create, Connect, and Change serta Docs in Progress. Good Pitch :Create, Connect, and Change merupakan seminar dan diskusi mengenai good pitch yang bekerjasama dengan In-docs Jakarta dan Britdoc dari Inggris. Seminar tersebut akan diisi oleh Elise Mc Cave (Deputy Director of BRITDOC) di Auditorium IFI/LIP Yogyakarta (Jalan Sagan, Gondokusuman) pada 8 Desember 2015. Sedangkan, Program Docs in Progress merupakan program untuk menambah wawasan para filmmaker Indonesia dan akan dilaksanakan pada 8-11 Desember 2015 di Tembi Rumah Budaya. (NP)

]]>
1109